Saturday, March 17, 2018

Tips Membuat Mini Green House Low Budget

Tips Membuat Mini Green House Low Budget
Tips Membuat Mini Green House Low Budget
Tips Membuat Mini Green House Low Budget - "Kalau sudah hobby, mau bilang apa?", begitulah kira-kira ungkapan yang pas untuk menjawab nyinyiran orang terhadap hobby kita. Walaupun dalam keterbatasan, kita juga bisa memanfaatkan apa yang ada. Contohnya saya saat membuat Mini Green House untuk kaktus saya. 

Awalnya saya bingung untuk membuatkan kaktus saya lingkungan yang pas. Karena kaktus merupakan tanaman yang membutuhkan banyak panas dan sinar. Dalam prakterknya, kaktus juga memiliki kubutuhan khusus seperti tidak boleh terkena sinar matahari langsung (Direct sun) karena akan menyebabkan kulit kaktus akan terbakar dan luka bakar ini tidak akan bisa hilang. Selain itu kaktus juga anti dengan kelebihan air. Kaktus yang terkena hujan akan rentan sekali mengalami kebusukan. Satu-satunya tempat yang cocok untuk kaktus adalah Green House. "Namun berapa biaya yang harus saya keluarkan untuk membuat Green House? Pasti mahal", mungkin semua penghobi kaktus akan berfikir demikian. Tapi, dengan barang bekas pun kita bisa membuat Green House mini super murah. 

Contohnya Green House mini milik saya. Dengan dimensi PxLxT : 2m X 1,5m X 2m, saya menghabiskan uang kurang dari Rp 500.000. Kita uraikan berdasarkan materialnya ya.

1. Pipa - Untuk fondasi saya menggunakan Pipa paralon yang dicor menggunakan semen. Penggunaan pipa lebih kuat, awet dan aman dari rayap. Untuk harga pipa paralon ini sekitar Rp 40.000 sepanjang 4 meter. Untuk fondasi saya itu panjangnya 1 meter. Jadi 1 pipa paralon sudah cukup untuk menjadi 4 fondasi.

2. Kayu - Kayu yang saya gunakan adalah kayu-kayu bekas sisa pembangunan. Masalah ukuran itu bebas. Selama masih kuat dan tidak lapuk, kayu-kayu bekas masih bisa disambung-sambung untuk mendapatkan ukuran dan panjang yang diinginkan. Contohnya kayu melintang pada bagian atap Green House saya. Lihat kan sambungannya? Untuk biaya kayu ini saya diberikan secara cuma-cuma alias gratisan. 
Terdapat sambungan pada rangka atap.
Terdapat sambungan pada rangka atap.
3. Bambu - Bambu terkenal kuat untuk menjadi alas. Apalagi bambu jenis petung yang sangat tebal. Bambu ini bisa dicari di hutan atau bekas-bekas pembangunan. Untuk bambu yang saya pakai ini saya cari sisa-sisa pembangunan yang membuat rumah 2 lantai. Karena akan banyak bambu yang terbuang setelah dipakai. Sama seperti kayu, karena ini barang bekas saya jadi menghemat biaya dengan tidak membayar. 

4. Plastik UV - Ini element yang penting dan harganya lumayan. Untuk harga plastik UV di Bali itu sebesar Rp 48.000/meter dengan panjang 3 meter. Saya menggunakan 2 meter saya sudah cukup untuk membuat atap. Kenapa plastik UV? Karena plastik UV dapat melindungi tanaman dari sinar Ultra Violet yang berlebih serta menghindarkan tanaman dari kontak langsung dengan sinar matahari. Untuk menghemat biaya, plastik UV hanya saya gunakan untuk atap saja. Untuk bagian samping saya menggunakan plastik bekas pembungkus spring bed. Jadi biaya plastik UV sekitar Rp 96.000.
Tampak keseluruhan
Tampak keseluruhan

Bagian samping menggunakan plastik bekas pembungkus spring bed
Bagian samping menggunakan plastik bekas pembungkus spring bed

5. Paku, Kawat, Semen dan Cable ties - Bahan ini saya gunakan untuk menyambung dan mengikat material lain sebagaimana fungsinya. Untuk bahan-bahan ini saya kurang jelas harganya karena membeli dengan harga eceran. Mungkin sekitar Rp 70.000 sudah cukup.

Dari kelima element diatas, dapat saya totalkan biaya pembuatan Mini Green House ini sebesar Rp 206.000. Saya bulatkan saja menjadi Rp 250.000 dengan asumsi biaya lain-lain. Bagaimana? Murah bukan? Ini saya buat dengan kondisi dimana sedang banyak pembangunan di sekitar rumah saya. Jadi saya bisa mendapat material dengan memanfaatkan barang bekas. Asalkan ada kemauan dan tekad, kita pasti bisa membuat sesuatu dengan keadaan yang seadanya.

Sekian Tips Membuat Mini Green House Low Budget. Semoga bisa menginspirasi teman-teman penghobi kaktus lainnya.

Galery: 

Beberapa koleksi kaktus saya
Beberapa koleksi kaktus saya

Tampak Keseluruhan Mini Green House
Tampak Keseluruhan Mini Green House

Bagian bawah proyeknya masih belum rampung
Bagian bawah proyeknya masih belum rampung

4 comments:

  1. mantap bli....jadi inspirasi dan green house punya saya hampir rampung :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama" bli...maaf baru balas :D
      Green house saya sudah selesai dan atapnya saya pakai plastik uv + paranet karna jenis haworthia ternyata gampang sunburn, dan samping sampingnya saya beri kawat ayam karna suhunya terlalu panas (saya tinggal di 0mdpl)
      Yah susah ya kalau sudah hobi, apalagi pelihara kucing sama ayam, mau tidak mau harus bikin greenhouse :D

      Delete
  2. Klo green house perlu diberi paranet nggak, apa bisa full plastik ?

    ReplyDelete